Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH PEMBERIAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK BUAH KULIT
NANAS TERHADAP PERTUMBUHAN HASIL KACANG HIJAU (Vigna
radiata L.) PADA CEKAMAN KEKERINGAN
Oleh
Fitri Nuraeni
NPM 175002028
Dosen Pembingbing
Maman Suryaman
Yaya Surnaya
Banyaknya manfaat serta kandungan gizi kacang hijau menyebabkan kebutuhan
kacang hijau terus meningkat. Upaya untuk peningkatan produksi tanaman kacang
hijau salah satunya dengan pemanfaatan lahan kering. Cekaman kekeringan
merupakan faktor utama yang membatasi pertumbuhan dan perkembangan tanaman
serta berpengaruh terhadap produktivitas tanaman. Ekstrak kulit buah nanas diketahui
memiliki kadar antioksidan yang tinggi yang dapat berperan dalam mengetahui
kondisi cekaman kekeringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi
antara pemberian antioksidan kulit nanas terhadap cekaman kekeringan. Penelitian ini
dilaksanakan bulan Agustus sampai Oktober 2021 di Rumah Plastik Fakultas
Pertanian Universitas Siliwangi Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan Rancangan
Acak Kelompok (RAK) pola faktorial diulang sebanyak tiga kali. Faktor pertama
adalah konsentrasi antioksidan ekstrak kulit nanas yaitu : 0%, 1%, dan 2% dan faktor
kedua adalah volume penyiraman yaitu : kapasitas lapang 100%, kapasitas lapang
75% dan kapasitas lapang 50 %. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadi interaksi
antara antioksidan kulit buah nanas dengan cekaman kekeringan pada parameter
tinggi tanaman. Pemberian antioksidan 2% berpengaruh paling baik terhadap tinggi
tanaman 21 HST pada kondisi cekaman kekeringan 50%. Cekaman kekeringan
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, kadar klorofil
daun, jumlah polong, bobot polong kering pertanaman, bobot biji kering pertanaman
dan kadar air relatif daun.
Kata kunci : Antioksidan ekstrak kulit nanas, cekaman kekeringan, kacang hijau.