Abstract :
ABSTRAK
JULIA SOFIANI. 2022. Analisis Kemampuan Penalaran Analogi Ditinjau dari Self Concept. Program Studi Pendidikan Matematika. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Siliwangi.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran analogi peserta didik yang ditinjau dari self concept tinggi, self concept sedang dan self concept rendah dalam menyelesaikan permasalahan pada materi segi empat dan segitiga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode penelitian kualitatif deskriptif. Subjek yang digunakan dalam penelitian 3 peserta didik kelas VIII SMP Negeri 5 Tasikmalaya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini kuesioner self concept dan soal tes kemampuan penalaran analogi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa subjek S31T pada soal nomor 1, dapat mengidentifikasi unsur diketahui dan ditanyakan (encoding), dapat mencari sisisisi dari setiap segi empat (inferring), dapat mencari keliling dari setiap segi empat tersebut (mapping), dapat mencari jumlah pohon serta total biaya yang dibutuhkan (applying). Pada nomor 2, dapat mengidentifikasi unsur diketahui dan ditanyakan (encoding), dapat mencari tinggi segitiga (inferring), dapat mencari luas segitiga, trapesium dan persegi panjang (mapping), dapat mencari luas atap, luas lantai ruangan, banyaknya genting serta keramik yang dibutuhkan (applying). S31T menyukai pelajaran matematika dan tidak mudah menyerah. Subjek S2S pada soal nomor 1 dapat mengidentifikasi unsur diketahui dan ditanyakan (encoding), dapat mencari sisi-sisi dari setiap segi empat (inferring), dapat mencari keliling dari setiap segi empat (mapping), dapat mencari jumlah pohon, tetapi dalam total biaya terdapat kesalahan perhitungan (applying). Pada nomor 2, dapat mengidentifikasi unsur diketahui dan ditanyakan (encoding), dapat mencari tinggi segitiga (inferring), dapat mencari luas segitiga, trapesium dan persegi panjang (mapping), dapat mencari luas lantai ruangan, tetapi pada luas atap, banyaknya genting dan keramik yang dibutuhkan terdapat kesalahan perhitungan (applying). S2S tidak terlalu menyukai matematika dan seringkali tidak menuliskan satuannya dikarenakan mengerjakannya dengan tergesa-gesa dan kurang teliti. S7R pada soal nomor 1, dapat mengidentifikasi unsur diketahui dan ditanyakan (encoding), terdapat kesalahan perhitungan pada sisi persegi (inferring), dapat mencari keliling dari setiap segi empat tersebut walaupun ada kesalahan perhitungan (mapping), tidak dapat mencari jumlah pohon serta total biaya yang dibutuhkan (applying). Pada nomor 2 dapat mengidentifikasi unsur diketahui dan ditanyakan (encoding), tidak dapat mencari tinggi segitiga (inferring), dapat mencari luas segitiga dan persegi panjang namun ada kesalahan perhitungan, pada luas trapesium terdapat kesalahan dalam menuliskan rumusnya (mapping), tidak dapat mencari luas atap, luas lantai ruangan, banyaknya genting dan keramik yang dibutuhkan (applying). S7R tidak menyukai matematika, subjek dalam mengerjakan terlihat tergesa-gesa dan mudah menyerah.
Kata kunci: Kemampuan Penalaran Analogi, Self Concept