Abstract :
MODIFIKASI PERENCANAAN STRUKTUR BETON BERTULANG
MENJADI BAJA KOMPOSIT PADA GEDUNG KANTOR KESEHATAN
PELABUHAN KELAS II BANDUNG
Rizky Rinaldy Gumilar1), Empung2), dan Rosi Nursani3)
1,2,3Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Siliwangi
e-mail: rizkyrinaldygumilar@gmail.com1
ABSTRAK
Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Bandung merupakan unsur pelaksana yang
berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Direktorat Jendral Pencegahan dan
Pengendalian Penyakit Kementrian Kesehatan RI. KKP Kelas II Bandung berlokasi
di Jalan Cikapayang Nomor 5, Kota Bandung, Jawa Barat. Tugas akhir ini
memodifikasi perencanaan gedung yang semula berupa struktur beton bertulang
menjadi baja komposit. Perencanaan meliputi struktur atas yang terdiri dari atap,
pelat lantai, balok, kolom, sambungan, dan tangga, serta struktur bawah yaitu
basement dan pondasi. Pemodelan dan analisis struktur gedung menggunakan
ETABS v.16. Perencanaan gedung mengacu pada beberapa standar perencanaan
diantaranya SNI 1729 2002 tentang spesifikasi untuk bangunan gedung baja
struktural, SNI 1726 2019 tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk
struktur bangunan gedung dan nongedung, dan SNI 1727 2013 tentang beban
minimum untuk perancangan bangunan gedung dan struktur lain. Berdasarkan hasil
analisis perhitungan dan pembahasan diperoleh yaitu dimensi terhadap bangunan
yang meliputi atap menggunakan gording C 150.75.20.4,5 , kuda-kuda WF 200 100
5.5 8, pelat lantai menggunakan dek baja gelombang dengan ketebalan 12 cm, balok
anak WF 250.125.6.9, balok induk WF 400.200.8.13 , kolom WF 400.400.21.21,
bresing konsentris WF 250.250.9.14. Perencanaan basement digunakan tebal
dinding 20 cm dengan tulangan D23-150 dan D19-150. Perencanaan pondasi
menggunakan sumuran dengan diameter bored pile 60 cm dengan kedalaman tiang
8 m, jumlah tiang bawah kolom 4 buah tiang dengan dimensi pile cap 270 x 270 cm
dengan tulangan D22-200.
Kata Kunci : Beton, Bresing konsentris, ETABS, Struktur baja komposit