Abstract :
ANALISIS PENERAPAN METODE LEAN PROJECT MANAGEMENT
DAN PENJADWALAN CRITICAL CHAIN PROJECT MANAGEMENT
PADA PROYEK PEMBANGUNAN TELKOM UNIVERSITY
LANDMARK TOWER
Gustya Asrinastiti1
, Asep Kurnia Hidayat2
, Novia Komala Sari2
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Siliwangi
Jalan Siliwangi No 24 Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
E-mail: gustya.asri@gmail.com
ABSTRAK
Setiap pelaksanaan konstruksi tidak lepas dari berbagai kendala ataupun
kegagalan yang akan mengakibatkan keterlambatan dalam pemenuhan
deadline proyek karena adanya waste atau non-value added activity. Proyek
Telkom University Landmark Tower mengalami keterlambatan pada pekerjaan
struktur karena adanya uji tiang pancang tambahan dan perubahan kedalaman
tiang pancang karena menyesuaikan dengan kondisi lapangan serta beberapa
kendala yang tidak terduga. Untuk mengatasi hal tersebut dapat digunakan
pendekatan metode Lean Project Management (LPM) yang bertujuan untuk
meminimalisir waste, mengidentifikasi risiko dan estimasi waktu yang
dibutuhkan proyek. Estimasi waktu dilakukan dengan menggunakan metode
penjadwalan Critical Chain Project Management (CCPM). Hasil penelitian
pada proyek Telkom University Landmark Tower diperoleh waste waiting dan
waste defect yang disebabkan karena cuaca buruk yang tidak menentu, material
yang datang terlambat, peralatan yang rusak dan kurangnya tenaga kerja.
Untuk mengatasi hal tersebut dapat dilakukan beberapa tindakan yaitu dengan
menggunakan alat bantu tambahan ketika terjadi hujan, menambah tenaga
kerja dari warga sekitar maupun tenaga kerja borongan lainnya, menjalin
kontrak dengan vendor lain, melakukan pengecekan alat, perbaikan dan
perawatan secara berkala. Hasil penjadwalan dengan Critical Chain Project
Management didapatkan waktu pengerjaan proyek sebesar 645 hari yaitu lebih
cepat 58 hari dibandingkan dengan penjadwalan eksisting selama 703 hari.
Kata Kunci : Critical Chain Project Management, Lean Project Management,
Waste.