Abstract :
Pada tahun 2017 dan 2018 terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) difteri di Kabupaten Tasikmalaya. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan status imunisasi booster dan lingkungan fisik rumah dengan kejadian difteri pada umur 15 tahun keatas. Penelitian menggunakan desain kasus-kontrol. Berdasarkan penelitian didapatkan sejumlah 18 kasus dan 36 kontrol yang tersebar di Kecamatan Padakembang, Taraju, dan Bojonggambir. Analisis bivariat menggunakan uji chi-square didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan signifikan antara jenis lantai dan kejadian difteri (p-value = 0,004) dengan OR = 7,0. Tidak terdapat hubungan antara status imunisasi booster dengan kejadian difteri, selain itu lingkungan fisik rumah seperti kepadatan hunian kamar dan luas ventilasi kamar juga tidak menunjukkan adanya hubungan signifikan dengan kejadian difteri. Disarankan kepada masyarakat pencegahan penyakit difteri dari mulai hal yang kecil seperti melakukan imunisasi, menjaga kebersihan rumah, dan menjaga udara dalam rumah, serta untuk penelitian selanjutnya agar menggunakan subjek penelitian lebih banyak.
Kata Kunci : Difteri, imunisasi, lingkungan fisik
Kepustakaan : 48 (2000-2018)