DETAIL DOCUMENT
PERBEDAAN KELAYAKAN USAHATANI PADI BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
WAHID AGUNG, PRIANTORO
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2019-09-12 01:53:11 
Abstract :
Kabupaten Tasikmalaya memiliki keadaan geografis yang beranekaragam yang menyebabkan berbeda pula ketinggian rata-rata dari permukaan laut setiap kecamatannya. Petani berusahatani padi di setiap kecamatannya, baik di dataran rendah maupun tinggi, namun terdapat perbedaan produksi yang dihasilkan dari setiap kecamatannya. Oleh karena itu diadakan penelitian, dengan tujuan untuk 1) menghetahui produktivitas, pendapatan, serta R-C ratio petani padi sawah berdasarkan ketinggian tempat di Kabupaten Tasikmalaya, 2) menghetahui apakah terdapat perbedaan kelayakan usahatani padi sawah berdasarkan ketinggian tempat di Kabupaten Tasikmalaya. Objek penelitian ini adalah petani padi sawah dengan sistem tadah hujan yang menamam padi varietas inpari 32. Untuk daerah penelitian 5gtdataran rendah di Desa Sindangkerta Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dan untuk dataran tinggi di Desa Cikubang Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya. Metode penelitian dengan survei, daerah penelitian dipilih secara purposive. Analisis data menggunakan uji t tidak berpasangan. Hasil penelitian ialah produktivitas gabah kering panen per hektar di dataran rendah sejumlah 5,12 ton, untuk dataran tinggi 4,37 ton. Pendapatan per hektar petani responden di dataran rendah Rp.19.335.491, untuk di dataran tinggi sejumlah Rp.16.164.554. Rata-rata R-C ratio petani responden di dataran rendah 4,16, dan di dataran tinggi 3,82. Terdapat perbedaan kelayakan usahatani padi sawah berdasarkan ketinggian tempat di Kabupaten Tasikmalaya Kata kunci : Padi, Ketinggian Tempat, Produksi, Pendapatan, R-C Ratio 
Institution Info

Universitas Siliwangi