Abstract :
ABSTRAK
PENGARUH TAKARAN PORASI KOTORAN SAPI DAN JENIS MULSA
TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KALE (Brassica
oleracea var. Acephala)
Oleh:
Farida Rachmawati
175001017
Dosen Pembimbing:
Ida Hodiyah
Amir Amilin
Kale merupakan salah satu tanaman sayur yang kaya nutrisi dengan kandungan
vitamin A, C, kalium, zat besi, dan mangan. Namun produksi kale mengalami
perkembangan yang fluktuatif cenderung menurun, sementara itu kale memiliki
potensi dan prospek yang baik untuk dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh takaran porasi kotoran sapi dan jenis mulsa terhadap
pertumbuhan dan hasil kale serta mengetahui takaran porasi kotoran sapi dan jenis
mulsa yang berpengaruh lebih baik terhadap pertumbuhan dan hasil kale. Penelitian
ini dilaksanakan di lahan percobaan Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi pada
bulan Oktober sampai Desember 2021 dengan menggunakan Rancangan Acak
Kelompok (RAK) pola faktorial yang terdiri dari 9 perlakuan dan 3 kali ulangan.
Faktor pertama adalah takaran porasi kotoran sapi, terdiri dari p0: 5 t/ ha, p1: 10 t/ha,
dan p2: 15 t/ha. Faktor kedua adalah jenis mulsa, terdiri dari m0: tanpa mulsa, m1:
mulsa jerami, m2: mulsa plastik hitam perak. Hasil penelitian menunjukkan takaran
porasi kotoran sapi berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan jumlah daun. Jenis
mulsa berpengaruh pada tinggi tanaman umur 15, 30 dan 45 hari setelah tanam
(HST) serta jumlah daun umur 30 dan 45 HST. Interaksi antara takaran porasi
kotoran sapi dan jenis mulsa berpengaruh pada bobot basah per tanaman dan hasil
per plot. Takaran porasi kotoran sapi 15 t/ha dan mulsa plastik hitam perak
memberikan pengaruh terbaik pada pertumbuhan dan hasil kale.
Kata kunci: Porasi kotoran sapi, Jenis mulsa, Kale