Abstract :
MIKROBA ENDOFIT PADA GINSENG JAWA (Talinum paniculatum
Gaertn.) TERCEKAM AIR DAN PENGARUHNYA TERHADAP
PERKECAMBAHAN BENIH GINSENG JAWA
Oleh
SUSI SETIARAMDANI
NPM 185001043
Dosen Pembimbing:
Suhardjadinata
Visi Tinta Manik
ABSTRAK
Ginseng jawa (Talinum paniculatum Gaertn.) merupakan tanaman obat dengan
berbagai kandungan yang bermanfaat bagi kesehatan. Selain itu, ginseng jawa
mampu beadaptasi dalam kondisi cekaman air. Salah satu cara perbanyakan
tanaman ginseng jawa adalah secara generatif yaitu melalui biji. Namun, masalah
yang dihadapi pada perbanyakan dengan biji adalah adanya deteriorasi. Salah satu
solusi yang dapat dilakukan adalah dengan invigorasi. Mikroba endofit merupakan
mikroorganisme yang sebagian atau seluruh siklus hidupnya tinggal di dalam
jaringan tanaman namun tidak menyebabkan gejala penyakit. Mikroba endofit
berperan dalam mekanisme ketahanan tanaman terhadap cekaman abiotik juga
mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Penelitian ini
dilakukan secara deskriptif dan eksperimen di Laboratorium Mikrobiologi dan
Laboratorium Produksi Fakultas Pertanian, Universitas Siliwangi pada bulan April
sampai September 2022. Eksplorasi bakteri dan fungi endofit diisolasi dari 7 sampel
tanaman ginseng jawa pada berbagai tingkat cekaman air. Bakteri dan fungi endofit
terpilih kemudian digunakan dalam uji perkecambahan dengan menggunakan
Rancangan Acak Lengkap (RAL) terdiri dari 3 perlakuan (A= kontrol, B=Isolat
bakteri endofit, C=isolat fungi endofit) dengan 6 ulangan. Total 42 isolat bakteri
endofit dan 5 isolat fungi endofit berhasil diisolasi dan diidentifikasi secara
makroskopis maupun mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
perendaman benih ginseng jawa dengan mikroba endofit tidak berpengaruh
terhadap daya kecambah, kecepatan tumbuh kecambah, dan keserempakan tumbuh.
Kata kunci: Ginseng jawa, cekaman air, mikroba endofit, perkecambahan