DETAIL DOCUMENT
PENGARUH TAKARAN PORASI AZOLLA (Azolla microphylla Kaulf) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME (Glycine max (L) Merril)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
HADIKUSUMA, MUHAMAD ZIHAD
Subject
S Agriculture (General) 
Datestamp
2023-05-10 06:34:03 
Abstract :
ABSTRAK PENGARUH TAKARAN PORASI AZOLLA (Azolla microphylla Kaulf) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME (Glycine max (L.) Merril) Oleh Muhamad Zihad Hadikusuma NPM 185001124 Dosen Pembimbing : Rudi Priyadi Dedi Natawijaya Kedelai (Glycine max (L) Merril) merupakan tanaman polong-polongan yang kaya protein nabati. Kedelai dapat dimanfaatkan dalam bentuk biji kering dan biji segar (vegetable soybean). Varietas kedelai dalam bentuk segar yang banyak dikonsumsi adalah edamame. Edamame ialah kedelai sayur asal Jepang yang ukuran biji dan polongnya lebih besar dari kedelai biasa. Budidaya kedelai edamame melalui intensifikasi pada lahan sering menjadi permasalahan karena ketersedian unsur hara terutama bahan organik yang sedikit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui takaran porasi azolla yang berpengaruh baik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai edamame. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2022 sampai November 2022 di lahan Fakultas Pertanian Universitas Siliwangi Mugarsari Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non faktorial yang terdiri dari lima perlakuan yaitu : 0 ton/ha (kontrol), 2 ton/ha, 4 ton/ha, 6 ton/ha, dan 8 ton/ha. Setiap perlakuan diulang 5 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan porasi azolla 4 ton/ha berpengaruh terhadap tinggi tanaman 28 dan 42 hari setelah tanam, jumlah daun trifoliat 28 dan 42 hari setelah tanam, jumlah bintil akar, bobor segar tajuk, jumlah polong per tanaman, bobot polong per tanaman, jumlah biji per tanaman, bobot biji per tanaman dan hasil biji per petak konversi ke hektar. Kata kunci : azolla, kedelai edamame, porasi 
Institution Info

Universitas Siliwangi