Abstract :
ABSTRAK
FEBRY AULIA DWI PUTRI. 2023. Potensi Hutan Pinus Kacapiring Sebagai
Objek Wisata Alam Di Desa Taraju Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya.
Jurusan Pendidikan Geografi. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas
Siliwangi Tasikmalaya.
Penelitian ini dilatarbekangi oleh kawasan Desa Taraju yang memiliki berbagai
potensi wisata yang menarik untuk dikelola dan dikembangkan. Objek Wisata Alam
Hutan Pinus Kacapring merupakan salah satu objek wisata potensial yang terdapat di
Desa Taraju Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya. Potensi wisata yang dimiliki
belum dikembangkan secara optimal. Potensi wisata yang belum berkembang
disebabkan karena terdapat beberapa faktor yang perlu dikembangkan. Permasalahan
pada penelitian ini yaitu pada potensi apa sajakah yang dimiliki hutan pinus
Kacapiring untuk dijadikan objek wisata alam hutan pinus Kacapiring di Desa Taraju
Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya dan faktor-faktor apa sajakah yang perlu
dikembangkan untuk mendukung pengembangan hutan pinus Kacapiring. Penelitian
ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik
pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini yaitu observasi, wawancara,
kuisioner, dan studi dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 1.151 KK
yang tersebar di 4 Dusun di Desa Taraju Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya,
Kepala Desa Taraju, pengelola objek wisata alam Desa Taraju, serta pengunjung
sebanyak 90 orang (estimasi). Pengambilan sampel dalam penelitian ini
maenggunakan teknik purposive sampling sebesar 100% dari Kepala Desa dan
Pengelola, teknik simple random sampling sebesar 1% dari masyarakat dengan jumlah
sampel sebanyak 11 orang serta teknik sampling aksidental sebesar 5% dengan jumlah
sampel sebanyak 18 orang dari pengunjung. Teknik analisis data yang digunakan yaitu
menggunakan teknik analisis sederhana (presentase (%)) dan teknik analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi yang dimiliki hutan pinus Kacapiring
yaitu pemandangan alam, camping ground, dan spot foto. Dan faktor-faktor yang perlu
dikembangkan untuk mendukung pengembangan hutan pinus Kacapiring yaitu
aksesibilitas yang kurang baik, partisipasi masyarakat yang kurang baik, sarana dan
prasarana yang kurang memadai, dan promosi yang belum baik.
Kata Kunci: Potensi Wisata, Wisata Alam, Penghambat