DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN FAKTOR-FAKTOR RISIKO TERKAIT PRAKTIK IBU DALAM PENANGANAN AWAL DIARE TERHADAP KEJADIAN DEHIDRASI PADA BALITA PENDERITA DIARE (Cakupan Wilayah Kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Siliwangi
Author
Novianti, Fitri
Subject
RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine 
Datestamp
2019-09-12 02:01:53 
Abstract :
Masalah kesehatan yang sering diderita oleh balita diantaranya adalah diare. Penyakit diare menjadi salah satu penyakit yang dapat meningkatnya angka mortalitas pada balita di Indonesia dan dunia. Kematian pada balita salah satunya disebabkan oleh dehidrasi saat anak diare. Berdasarkan laporan bulanan Puskesmas Purbaratu Tahun 2018 sampai Mei 2019 terdapat balita usia 0-59 bulan penderita dehidrasi diare. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan faktor-faktor risiko terkait praktik ibu dalam penanganan awal diare terhadap kejadian dehidrasi pada balita diare di wilayah kerja Puskesmas Purbaratu Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain kasus kontrol. Besar sampel penelitian ini sebanyak 90 responden yang terdiri dari 30 kelompok kasus dan 60 kelompok kontrol. Teknik sampling pada kelompok kasus menggunakan teknik total sampling dan kelompok kontrol menggunakan teknik matching. Data primer diperoleh melalui wawancara menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji Chi square. Hasil menunjukan terdapat hubungan praktik ibu dalam memberikan makanan lunak, cairan rumah tangga, air minum lebih banyak, makanan yang mengandung air, dan menidurkan anak dengan kejadian dehidrasi. Diharapkan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu dalam mencegah dan merawat balita diare seperti mengaktifkan LROA dan melakukan sosialisasikan LINTAS Diare kepada kader. Kata Kunci : Diare, Balita, Praktik Ibu, Dehidrasi. Kepustakaan : 20 (2003-2018) 
Institution Info

Universitas Siliwangi