Abstract :
ABSTRAK
PERILAKU PETANI DALAM MENGHADAPI RISIKO PRODUKSI
CABAI MERAH (Capsicum annuum L.)
Oleh
SALSABILA RAHMAWANTIE
NPM 195009032
Dosen Pembimbing
Dedi Djuliansah
Hj. Tenten Tedjaningsih
Cabai merah merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai
ekonomis cukup tinggi sehingga banyak diusahakan oleh petani. Dalam
menjalankan proses budidaya petani seringkali dihadapkan dengan risiko dan
ketidakpastian. Risiko produksi merupakan salah satu jenis risiko yang harus
dihadapi oleh petani cabai merah dalam melakukan proses budidaya. Tinggi
rendahnya risiko produksi akan mempengaruhi perilaku petani dalam melakukan
proses budidaya. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis tingkat risiko
produksi cabai merah, menganalisis pengaruh faktor-faktor produksi cabai merah,
serta menganalisis perilaku petani dalam menghadapi risiko produksi cabai merah.
Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Cisayong yang merupakan salah satu
sentra komoditas cabai merah di Kabupaten Tasikmalaya dengan mengambil
sampel sebanyak 37 petani cabai merah menggunakan metode stratified
proporsional random sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis
risiko produksi menggunakan koefisien variasi, analisis pengaruh faktor-faktor
produksi menggunakan fungsi produksi Cobb-douglas, serta analisis perilaku
petani dalam menghadapi risiko menggunakan nilai keengganan risiko model
Moscardi and de Janvry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Risiko produksi
cabai merah di Kecamatan Cisayong tergolong tinggi dengan nilai koefisien
variasi (CV) sebesar 0,57 (2)Faktor-faktor produksi cabai merah di Kecamatan
Cisayong secara simultan berpengaruh terhadap tingkat produksi. Secara parsial
hanya variabel luas lahan yang berpengaruh positif serta signifikan terhadap
produksi cabai merah. (3) Perilaku petani cabai merah di Kecamatan Cisayong
tergolong sebagai penghindar risiko (Risk Averse).
Kata Kunci : Cabai Merah, Risiko, Risiko Produksi, Perilaku Petani