Abstract :
FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS
SILIWANGI TASIKMALAYA PEMINATAN
PROMOSI KESEHATAN
ABSTRAK
HELTYAS TRI SHINTIA
HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN KEGIATAN PROGRAM PROLANIS
TERHADAP PRAKTIK PENGENDALIAN HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA
UPTD PUSKESMAS URUG KOTA TASIKMALAYA
Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan biaya yang relatif mahal apabila
pengeloaannya tidak baik. Pengidap Hipertensi dalam jangka waktu yang lama
(persisten) dapat menimbulkan berbagai komplikas seperti pada jantung, otak (stroke),
dan pada ginjal jika tidak ditangani dengan cepat untuk mendapatkan pengobatan yang
memadai (Sinulingga 2019). Prolanis adalah salah satu strategi promotif dan preventif
yang dilakukan BPJS Kesehatan untuk menurunkan atau mencegah komplikasi penyakit
kronis yang diderita oleh peserta sekaligus sebagai kendali biaya pelayanan kesehatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan keikutsertaan kegiatan program
Prolanis terhadap praktik pengendalian hipertensi di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Urug kota Tasikmalaya. Metode pada penelitian ini yang digunakan adalah metode
kuantitatif dengan desain penelitian crossectional. Teknik pengambilan sampel yang
digunakan adalah total sampling dengan jumlah sampel 99 orang. instrumen yang
digunakan berupa kuesioner yang dibagikan kepada pasien hipertensi di puskesmas urug.
Analisis yang digunakan yaitu analisi univariat menggunakan distribusi frekuensi dan
analisis bivariate menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada
hubungan terhadap keikutsertaan konsultasi medis (p-value = 0,000), edukasi kelompok
(p-value = 0,000), remainder (p-value = 0,002). Pasien penderita hipertensi maupun
penyakit kronis lainnya yang memiliki BPJS tetapi tidak mengikuti program Prolanis,
disarankan untuk mengikuti kegiatan Prolanis agar kualitas hidup para penderita lebih
meningkat serta menambah klub prolanis pada wilayah yang lain agar peserta
mendapatkan pengetahuan lebih baik lagi.
Kata Kunci : hipertensi, praktik pengendalian, Prolanis