DETAIL DOCUMENT
ANALISA DAN RANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA REHABILITASI NARKOTIKA PADA BADAN NARKOTIKA NASIONAL PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
Total View This Week0
Institusion
STMIK Atma Luhur
Author
PRIMA SUTEJA, MOCH.
Subject
SISTEM PENGOLAHAN DATA 
Datestamp
2020-01-22 01:55:50 
Abstract :
Bidang Terapi Dan Rehabilitasi adalah sebuah bidang kerja yang bergerak dalam bidang Pendataan informasi tentang pasien dan rehabilitasi. Proses pengolahan data rehabilitasi yang terjadi di bidang terapi dan rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terdiri dari beberapa proses, yaitu proses pendataan pasien terapi dan rehabilitasi, proses pendataan hasil pemeriksaan medis dan pendampingan pasien. Semua proses pengolahan data yang terjadi dilakukan bergantian. Setiap akhir bulan bagian administrasi terapi dan rehabilitasi membuatkan rekapan hasil rehabilitasi jumlah pasien dalam sebuah laporan untuk diserahkan pada Kepala Bidang Terapi Dan Rehabilitasi Narkotika. Proses pencatatan dan perhitungan yang dilakukan pada bidang terapi dan rehabilitasi tersebut sampai saat ini masih menggunakan sistem manual ( belum sepenuhnya menggunakan Komputer ) mulai dari proses pecatatan hasil pemeriksaan medis, proses pembuatan surat rekomendasi, data rehabilitasi, surat tugas pendampingan pasien dan proses pencatatan data pasien, sampai pembuatan laporan yang ditujukan kepada Kepala Bidang Terapi dan Rehabilitasi Maupun Kepala BNNP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Hal ini menjadi penyebab keterlambatannya proses pengolahan data rehabilitasi narkotika dan pembuatan laporan yang cepat dan akurat untuk diberikan kepada Kepala Bidang Terapi dan Rehabilitasi. Laporan rehabilitasi pasien yang dibuat sering tidak balance dengan jumlah pasien yang ada di data awalnya. Hal itu dikarenakan seringnya kehilangan arsip Pasien. Berdasarkan hal tersebut diatas, maka diperlukan suatu sistem yang komputerisasi dan akurat untuk mendukung perkembangan dan peningkatan proses pengolahan data rehabilitasi narkotika. Sistem tersebut diusulkan agar dapat mengatasi permasalahan atau kendala yang sering ditemui pada sistem manual yang sedang berjalan. Dengan memanfaatkan sistem yang diusulkan ini secara benar, kemungkinan pengawasan atau kontrol terhadap proses rehabilitasi narkotika menjadi lebih efektif dan efisien. 

Institution Info

STMIK Atma Luhur