Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh pengolahan skala rumah tangga terhadap kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan daun pohpohan. Perlakuan pengolahan yang digunakan adalah perebusan 100°C selama 5 dan 15 menit, perebusan 70°C selama 5 dan 15 menit, pengukusan selama 1 dan 3 menit, dan pemanasan microwave selama 1 dan 3 menit. Kandungan total senyawa fenolik daun pohpohan diuji menggunakan metode Folin-Ciocalteu, sedangkan aktivitas antioksidan diuji dengan metode DPPH (2,2-diphenyl-1-picrihydrazil). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengolahan secara signifikan menurunkan total senyawa fenolik daun pohpohan. Kandungan total senyawa fenolik tertinggi diperoleh pada ekstrak metanol daun pohpohan segar sebesar 84,43±3,43 mg GAE/100 g bahan segar, diikuti oleh ekstrak metanol daun yang dipanaskan dengan microwave, dikukus, dan direbus. Untuk aktivitas antioksidan, perlakuan perebusan dan pengukusan menurunkan secara signifikan persentase penghambatan radikal, sedangkan pemanasan microwave selama 3 menit meningkatkan secara signifikan penghambatan radikal daun pohpohan. Perlakuan perebusan dan pengukusan juga menurunkan kapasitas antioksidan dengan signifikan dibandingkan daun segar. Proses pengolahan tidak mempertahankan total senyawa fenolik, namun pemanasan microwave dapat meningkatkan aktivitas antioksidan daun pohpohan.