DETAIL DOCUMENT
ASESMEN RISIKO POLITIK GO-JEK DALAM PERLUASAN BISNIS KE LUAR NEGERI (VIETNAM DAN FILIPINA) PADA TAHUN 2018
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Febriyanti, Heni
Subject
Economic Politics 
Datestamp
2019-08-21 06:23:10 
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan risiko politik yang dialami oleh GO-JEK dalam perluasan bisnis ke luar negeri yakni Vietnam (GO-VIET) dan Filipina (GO-JEK, meskipun belum resmi diluncurkan) pada tahun 2018. Risiko politik yang dialami oleh GO-VIET berupa amandemen regulasi yang diusulkan oleh Kementerian Transportasi Vietnam yang ingin mengatur Transportation Network Company (TNC) seperti perusahaan taksi konvensional pada umumnya, yang dikhawatirkan akan mempengaruhi perizinan layanan GO-CAR. Selain itu, terdapat respon berupa penolakan dari pihak terkait seperti perusahaan taksi konvensional dan mitra pengemudi taksi terhadap keberadaan TNC asing. Sedangkan di Filipina, GO-JEK terhambat regulasi Memorandum Circular (MC) yang melarang pendaftaran baru untuk operasional TNC asing. Selain itu, GO-JEK yang masuk melalui Velox Technology Philippines juga terhalang regulasi mengenai kepemilikan saham asing; dimana sebagian besar saham Velox masih dimiliki oleh investor asal Singapura. Karena itu, penelitian ini akan membahas seputar tantangan maupun risiko politik yang dialami oleh GO-JEK dan upaya yang dilakukan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan operasionalisasi data secara deskriptif. Data akan diperoleh melalui studi kepustakaan dan wawancara (interview) dengan sumber-sumber kedua seperti perwakilan GO-JEK, institusi pemerintahan, dan jurnalis. 
Institution Info

Universitas Bakrie