Abstract :
Penelitian ini memiliki fokus terhadap analisis perilaku birokrasi dalam pelayanan pembuatan
SIM di Satpas Polda Metro Jaya Jakarta Raya periode 2018-2019 dan faktor-faktor yang
mempengaruhi perilaku birokrasi di Satpas Polda Metro Jaya DKI Jakarta. Penelitian ini
menggunakan metode penelitian deskriptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data yang
digunakan adalah observasi ke Satpas Polda Metro Jaya, wawancara dengan pimpinan dan
petugas Satpas Polda Metro Jaya, wawancara dengan masyarakat pemohon SIM, serta studi
literatur dari dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan dengan penelitian ini. Hasil penelitian
ini mengindikasikan bahwa perilaku birokrasi di dalam Satpas Polda Metro Jaya DKI Jakarta
dalam memberikan pelayanan pembuatan SIM belum berjalan dengan baik karena masih
sering ditemukannya sikap dari petugas yang melakukan pelanggaran, kurang disiplin, tidak
berada di tempat pada saat jam kerja, dan masih terjadi praktik calo yang melibatkan petugas.
Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku birokrasi dalam pelayanan pembuatan
SIM pada Satpas Polda Metro Jaya DKI Jakarta adalah faktor kepemimpinan, kompetensi
kerja, penghargaan kerja, dan fasilitas kerja. Dari keempat faktor tersebut, terdapat 2 faktor
yang belum berjalan dengan baik, yaitu faktor kepemimpinan dan fasilitas kerja. Motivasi atau
arahan dari pimpinan Satpas Polda Metro Jaya belum ditaati dengan sepenuhnya oleh para
petugas, dimana masih ada petugas yang melakukan pelangaran, kurang disiplin,
meninggalkan tempat kerja, dan sebagainya. Fasilitas kerja yang tersedia di Satpas Polda
Metro Jaya belum memenuhi kecukupan karena tingginya antrian pemohon SIM setiap hari,
sehingga menghambat penerbitan SIM. Selain itu, sistem antrian pendaftaran masih bersifat
manual dan tempat yang sempit. Dibutuhkan sistem antrian berbasis FIFO agar lebih teratur,
jelas, dan berkeadilan.