DETAIL DOCUMENT
Efek Pengolahan Skala Rumah Tangga terhadap Kandungan Komponen Fenolik dan Aktivitas Antioksidan pada Daun Katuk (Sauropus androgynus)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Chairani, Lativa
Subject
Food Science and Technology 
Datestamp
2016-08-31 05:07:32 
Abstract :
Daun katuk (Sauropus androgynus) secara tradisional biasa dikonsumsi masyarakat sebagai sayuran bening atau lalapan untuk meningkatkan produksi air susu ibu (ASI) bagi wanita yang sedang menyusui. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemasakan skala rumah tangga terhadap kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan daun katuk. Tahapan penelitian dimulai dengan persiapan bahan, proses pemasakan skala rumah tangga (perebusan, pengukusan, dan pemanasan dengan microwave), ekstraksi, analisis total phenolic content (TPC), dan analisis aktivitas antioksidan (2,2-diphenyl-1-picryhydrazyl (DPPH)). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai TPC dapat meningkat ataupun menurun dibandingkan daun katuk segar, tergantung pada jenis pemasakan skala rumah tangga yang dilakukan. Nilai TPC tertinggi terdapat pada daun katuk yang dipanaskan dengan microwave selama 1 menit yaitu 148,02 mg/100 g berat segar, sementara nilai TPC terendah terdapat pada daun katuk yang direbus pada suhu 100oC selama 15 menit yaitu 12,67 mg/100 g berat segar. Aktivitas antioksidan daun katuk yang telah mengalami pemasakan skala rumah tangga menurun secara bervariasi. Nilai ascorbic acid equivalent antioxidant activity (AEAC) tertinggi terdapat pada daun katuk segar yaitu 67,02 mg/100 g berat segar, sementara nilai AEAC terendah terdapat pada daun katuk yang direbus pada suhu 100oC selama 15 menit yaitu 23,00 mg/100g berat segar. 
Institution Info

Universitas Bakrie