Abstract :
Analisis strategi bersaing PT. ASD Bakrie menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui in depth interview terhadap beberapa informan internal PT ASD Bakrie yang memiliki kemampuan, wewenang dan pengalaman di industri benih kelapa sawit, analisa lingkungan eksternal menggunakan lima kekuatan bersaing (five forces Porter’s) dan menganalisis faktor-faktor kunci pada sisi internal perusahaan yang meliputi sumber daya dan kapabilitas yang merupakan bagian dari rantai nilai. Rantai nilai yang ada bisa menjadi suatu pelengkap sumber daya dan kapabilitas sebagai keunggulan kompetitif perusahaan.
Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan evaluasi kondisi lingkungan eksternal dan lingkungan internal dengan menganalisa sumber daya dan/atau kapabilitas melalui rerangka VRIO yang bisa meningkatkan kinerja perusahaan secara berkesinambungan, dengan menggunakan analisa kekuatan internal berupa sumberdaya dan kapabilitas yang dapat dimanfaatkan untuk mencapai keunggulan kompetitif berkelanjutan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peta persaingan di industri benih kelapa sawit kompetitif dan memiliki peluang bagi setiap perusahaan untuk menjalankan bisnis secara menguntungkan, dimana yang memiliki pengaruh kuat pada persaingan bisnis benih kelapa sawit adalah kekuatan daya tawar pembeli, ancaman produk pengganti dan ancaman pendatang baru, sedangkan pengaruh lemah datang dari daya tawar pemasok.
Berdasarkan hasil penelitian, bahwa sumber daya yang menjadi keunggulan bersaing berkelanjutan yaitu kepercayaan, reputasi perusahaan, riset dan pengambangan dan kehandalan layanan purna jual after sales service, yang dimulai dari tahap pembibitan, penanaman dilapangan, sampai masa panen.