Abstract :
Industri kategori makanan cepat saji atau dikenal dengan istilah fast food merupakan salah
satu industri yang berkembang sangat agresif di Indonesia, salah satu perusahaan (merek) yang
bermain dalam industri tersebut adalah McDonalds. Dalam upaya memenangkan pasar, McDonalds
membuat sebuah jingle musik sebagai sebuah kegiatan marketing untuk membentuk sebuah Brand
Engagement agar konsumen menjadi semakin loyal dan terikat dengan merek tersebut. Tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah variabel dependent jingle musik McDonalds yaitu
memorability, meaningfulness, likability dan protectability berpengaruh terhadap pembentukan
variabel independen yaitu Brand Engagement. Penelitian ini menggunakan metode penelitian
kuantitatif kausal dengan menggunakan kuesioner sebagai teknik utama pengumpulan data. Populasi
penelitian ini adalah konsumen yang pernah mengkonsumsi McDonalds dalam rentan usia 17-34
tahun dan pernah mendengar jingle musik McDonalds Dari populasi tersebut dilakukan pengambilan
sampel menggunakan non probability purposive sampling sesuai kriteria tersebut. Data akan diolah
menggunakan software SPSS dengan teknik analisis data metode kuantitatif dan teknik analisis
regresi linear berganda. Berdasarkan penelitian, variabel Memorability, Meaningfulness, Likability
dan Protectability mempunyai pengaruh signifikan secara bersama-sama terhadap pembentukan
Brand Engagement dengan dengan variabel Meaningfulness yang memiliki pengaruh signifikan
terhadap Brand Engagement sedangkan variabel Memorability Likability dan Protectability tidak
berpengaruh signifikan terhadap pembentukan Brand Engagement.
Kata kunci: Jingle Musik, Keterikatan Merek , Komunikasi Pemasaran, Periklan