Abstract :
Saat ini, Indonesia sedang dihadapkan dengan masalah persatuan antar umat beragama. Data terbaru dari Setara Institut mencatat setidaknya ada 136 kasus intoleransi yang terjadi sepanjang tahun 2018. Namun, isu yang sedang panas saat ini menjadi ide iklan bagi Matarahari Department Store untuk mengkampanyekan brand-nya. Dalam Iklan Ramadhan Versi “Bully†Matahari Department Store mencoba merepresentasikan Toleransi dan Pluralisme. Dengan menggunakan tiga konsep analisis wacana Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe, aparatus wacana, aparatus identitas dan aparatus politik penulis mencoba melihat bagaimana politik representasi yang dilakukan oleh Matahari Department Store dalam iklan Ramadhannya versi “Bullyâ€. Hasil penelitian menunjukkan, Matahari Department Store mencoba mengkonstruksikan wacana tentang pluralisme dan toleransi dalam iklannya. Wacana tentang pluralisme dan toleransi melalui identitas dua anak kecil berbeda agama. Representasi kemudian menjadi politis karena Matahari Department Store sebenarnya mengkampanyekan brand-nya dan menjaga keamanan bisnisnya lewat iklan tersebut.
Kata kunci : politik representasi, analisis wacana, pluralisme, toleransi, Matahari Department Store Saat ini, Indonesia sedang dihadapkan dengan masalah persatuan antar umat beragama. Data terbaru dari Setara Institut mencatat setidaknya ada 136 kasus intoleransi yang terjadi sepanjang tahun 2018. Namun, isu yang sedang panas saat ini menjadi ide iklan bagi Matarahari Department Store untuk mengkampanyekan brand-nya. Dalam Iklan Ramadhan Versi “Bully†Matahari Department Store mencoba merepresentasikan Toleransi dan Pluralisme. Dengan menggunakan tiga konsep analisis wacana Ernesto Laclau dan Chantal Mouffe, aparatus wacana, aparatus identitas dan aparatus politik penulis mencoba melihat bagaimana politik representasi yang dilakukan oleh Matahari Department Store dalam iklan Ramadhannya versi “Bullyâ€. Hasil penelitian menunjukkan, Matahari Department Store mencoba mengkonstruksikan wacana tentang pluralisme dan toleransi dalam iklannya. Wacana tentang pluralisme dan toleransi melalui identitas dua anak kecil berbeda agama. Representasi kemudian menjadi politis karena Matahari Department Store sebenarnya mengkampanyekan brand-nya dan menjaga keamanan bisnisnya lewat iklan tersebut.
Kata kunci : politik representasi, analisis wacana, pluralisme, toleransi, Matahari Department Store