Abstract :
Bakteri Escherichia coli (E.coli) merupakan salah satu dari famili Enterobacteriaceae dan biasa ditemukan di saluran pencernaan manusia dan hewan. E.coli juga umum ditemukan di alam, namun E.coli resisten merupakan E. coli yang tahan terhadap antibiotik. Pemakaian antibiotik yang berlebihan dan tidak terkontrol akan menyebabkan bakteri resisten terhadap antibiotik. Diantara antibiotik yang sering dipakai di Indonesia adalah Amoxicillin dan Ceftriaxone, yang berfunsi sebagai antibakteri dan memiliki potensi untuk membunuh bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui E.coli resisten dan membandingkan pola persebaran E.coli resistensi di kali Krukut. Pengambilan sampel air dilakukan pada 3 periode di 3 titik sepanjang kali Krukut pada Juni – Juli 2019, kemudian pengujian dilakukan di Laboratorium Biologi P3KLL-KLHK. Metode yang pengujian dilakukan dengan metode membran filter, menggunakan Media Agar T.B.X, dan uji penegasan/indol dengan MacConkey Agar (MCA), Media Agar S.I.M. dan Media Mueller-Hinton Agar (MH), pengkayaan bakteri dan penyimpanan. Hasil penilitian menunjukkan E.coli resisten terhadap Amoxicillin terbesar terdapat pada titik 1 sebesar 35,3% di periode 2, sementara E.coli resisten terhadap Ceftriaxone terbesar terdapat pada titik 2 sebesar 4,6% di periode 1. Persentasi menunjukkan antibiotik Ceftriaxone memiliki kemampuan antibakteri lebih tinggi dibanding Amoxicillin. Sedangkan untuk persebaran bakteri E.coli resisten terhadap kedua antibiotik menggunakan uji anova menunjukkan adanya pengaruh dari masing-masing titik sampling dan periode sampling.