Abstract :
Karyawan call center di PT. BCA tentu saja memiliki beban kerja yang tidak kalah berat dengan karyawan lainnya. Call center atau contact center diartikan sebagai suatu tempat informasi terpusat yang digunakan untuk tujuan menerima dan mengirimkan sejumlah informasi dan permintaan melalui media telepon. Stress kerja yang dialami karyawan akan berdampak buruk bagi perusahaan. Hal ini ditunjukkan dengan adanya kemerosotan kinerja dari karyawan, prestasi kerja yang menurun dan adanya yang tidak masuk bekerja. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh work overload dan stres kerja terhadap turnover intention pada karyawan call center Halo BCA. Pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, karena penelitian ini disajikan dengan angka-angka. Dalam penelitian ini data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, dari hasil kuesioner tersebut dianalisis untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel yang dihitung menggunakan analisis regresi linier berganda. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini simpel random sampling Jumlah populasi yang ada yaitu 125 responden. Hasil uji statistik F menunjukkan bahwa nilai statistik f hitung 323.655 dan nilai signifikasi 0,000 di mana hasil ini lebih besar dari F tabel (2.74) pada n sebesar 100 sehingga Ho ditolak yang mana dapat disimpulkan bahwa Work Overload dan Stress Kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap Turnover Intention.