Abstract :
Rencana bisnis ini dibuat dengan tujuan mengidentifikasi dan mengukur seberapa layak bisnis ini untuk dijalankan dan dikembangkan lebih jauh lagi. Rencana bisnis menggunakan beberapa alat untuk menganalisis rencana bisnis ini seperti Segmenting, Targeting, Positioning (STP), Porter’s Five Forces, SWOT analysis, Business Model Canvas (BMC) dan menganalisa resiko-resiko apa saja yang akan muncul dalam bisnis ini. Rencana bisnis ini menjelaskan tentang bagaimana Narakena mengembangkan bisnisnya, pada rencana bisnis ini penulis berfokus terhadap penambahan jumlah penjualan dengan cara mengembangkan strategi pemasar yang bertujuan agar masyarakat luas mengetahu dari produk yang kami jual. Jumlah awal sumber daya manusia yang dibutuhkan adalah dua orang. Kebutuhan investasi untuk membangun bisnis ini sebesar Rp 70.000.000,- dan diproyeksikan dapat mencapai periode pengembalian investasi dalam waktu 179 hari. Dari hasil analisis tersebut kami simpulkan bahwa rencana bisnis ini layak untuk dijalankan.