Abstract :
Fenomena ojek online merupakan sebuah fenomena yang terjadi di Indonesia pada 2015 sejak hadirnya layanan ojek online Go-Jek dan GrabBike. Media massa membingkai berita Go-Jek dan GrabBike secara berbeda. Penelitian ini menggunakan metode analisis framing Zhongdan Pan dan Gerald M. Kosicki dalam menganalisis bagaimana bingkai berita Go-Jek dan GrabBike yang dibentuk oleh Kompas.com di dua bulan awal masa peluncuran aplikasi mobile mereka dan dalam menganalisis faktor-faktor apa saja yang memengaruhi isi berita Go-Jek dan GrabBike dalam dua bulan tersebut menggunakan teori influences on mass media content. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam dua bulan awal tersebut, Kompas.com sama-sama membingkai Go-Jek dan GrabBike secara positif, namun perbedaannya adalah berita Go-Jek banyak dibingkai dari sisi penilaian pemerintah Jakarta terhadap layanan Go-Jek yang dinilai sebagai sebuah inovasi, sedangkan berita GrabBike dibingkai dari sisi keberhasilan aplikasinya. Selanjutnya, faktor-faktor yang memengaruhi isi berita Go-Jek dan GrabBike di dua bulan awal tersebut adalah nilai berita, selera pasar atau minat pembaca, dan kepentingan pasar media.