Abstract :
Chatbot adalah salah satu fitur yang ditawarkan dari platform instant messaging,
khususnya pada platform LINE. Chatbot tersebut dapat digunakan pada group
LINE, sehingga dapat mengolah permintaan yang dikirimkan oleh user dalam
group yang diikuti. Kebanyakan orang dalam grup LINE melakukan kesalahan kata
atau typo pada sebuah pesan yang dikirimkan, meskipun kini sudah ada
penambahan fitur suggestion pada perangkat. Kesalahan kata tersebut
menimbulkan persoalan ketika melakukan filter kata pada sebuah pesan, baik
terdapat imbuhan karakter atau pengurangan karakter yang dilakukan secara tidak
sengaja, sehingga pesan tidak dapat diproses oleh sistem filter. Untuk mengurangi
kesalahan tersebut dapat menggunakan ten word spell error approach dan metode
rule matcher untuk menyaring kata-kata dalam pesan grup sesuai dengan aturan
yang ditentukan. Jika lebih dari satu kemungkinan kata dari hasil satu pendekatan,
maka diterapkan algoritma Levenshtein Distance. Kamus KBBI (Kamus Besar
Bahasa Indonesia) digunakan untuk mencocokkan kata pada koreksi ejaan. Data
pada Kamus menggunakan automation scrapping pada halaman
https://kbbi.kemdikbud.go.id yang dibangun menggunakan Application
Programming Interface dan juga menggunakan data kamus offline. Koreksi ejaan
ini nantinya dapat diimplementasikan dengan arsitektur komunikasi yang dibuat
menggunakan RESTful API sehingga dapat diterapkan pada LINE chatbot. Hasil
dari pengujian dari pesan yang benar dengan kamus data offline sebesar 47,37%,
51,26% untuk kamus online dan 49,28% untuk data kamus dari hasil offline dan
juga online.