Abstract :
Internet membawa begitu banyak kemudahan dan telah memberikan kontribusi yang sangat besar nilainya untuk masyarakat, internet digunakan sebagai sarana mencari informasi dalam pembelajaran, komunikasi antar dosen dan mahasiswa, sarana penyimpan informasi, dan sebagainya. Universitas Bakrie pernah mengalami percobaan serangan pada bulan februari tahun 2015 yang berasal dari jaringan internal Universitas Bakrie. Hal ini terjadi tanpa sepengetahuan Biro Teknologi Informasi (TI) Universitas Bakrie karena tidak terdapat sistem yang dapat mendeteksi intrusi pada jaringan internal Universitas Bakrie. Dari permasalahan tersebut, Biro TI membutuhkan suatu sistem untuk melakukan pengawasan tindakan intrusi dalam jaringan Universitas Bakrie. Intrusion Prevention System (IPS) adalah suatu sistem keamanan yang dibangun dengan teknik firewall dan metode Intrusion Detection System (IDS). IPS bertindak layaknya firewall yang akan memberikan akses dan dikombinasikan dengan metode IDS untuk mendeteksi setiap paket yang melintas dalam suatu jaringan. Pada penelitian ini, peneliti menggunakan Network-based Intrusion Prevention System (NIPS) dengan metode Signature-based. Penulis melakukan desain dan uji kinerja NIPS dengan menggunakan metode Vulnerability Assesssment dan Penetration Testing. Berdasarkan hasil uji, NIPS dapat mendeteksi serangan, tetapi memiliki permasalahan dalam pencegahan.