Abstract :
SKK Migas percaya bahwa kesuksesan usaha tidak hanya diukur dari performa bisnis perusahaan, namun menempatkan SDM sebagai elemen inti yang mempunyai peranan dan kedudukan yang sangat penting dalam upayanya untuk terus meningkatkan kinerja produksi migas nasional. Karyawan sebagai intenal stakeholder memegang peranan penting untuk dibina. Sebagai bentuk apresiasi dan upaya perusahaan terhadap kelancaran aktivitas operasional SKK Migas ingin mewujudkan pegawai SKK Migas sebagai individu yang memiliki kemampuan untuk dapat menerima, mengakui, menghargai dan mensinergikan keragaman untuk mencapai tujuan yang disepakati bersama melalui program employee relations sebagai bentuk strategi Internal CSR. Penelitian ini bertujuan untuk melihat strategi Internal CSR melalui tahapan Pengumpulan Fakta, Perumusan Masalah, Perencanaan & Pemograman, Aksi & Komunikasi dan Evaluasi menurut Cutlip, Centre, Broom (2010). Selain itu, penelitian ini melihat bagaimana pendekatan CSR berdasarkan Sikap Obstruktif, Defensif, Akomodatif, atau Proaktif menurut Widjaja (2010) yang merefleksikan tujuan Internal CSR Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan cara studi pustaka, observasi, dan interview. Uji keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan SKK Migas melakukan 4 dari 5 tahapan Internal CSR sehingga dapat disimpulkan jenis sikap pendekatan Internal CSR yang terbentuk adalah Sikap Akomodatif.