Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa perilaku mahasiswa tentang pengalaman mereka mengenai transaksi pembelian melalui dompet digital berdasarkan tahap paparan (exposure), tahap perhatian (attention) dan tahap interpretasi (interpretation). Penelitian kualitatif ini dilakukan dengan metode FGDnografi atau focus group discussion dengan pendekatan riset etnograpfi melalui beberapa aspek yaitu kelamiahan (natural-ness), kediskusian (discuss-ness), interaktivitas (interactive-ness), reponsivitas (responsive-ness), kebermaknaan (meaningfulness) dan kepengalaman (experience-ness). FGDnografi ini dilakukan kepada 8 peserta mahasiswa Universitas Bakrie yang merupakan konsumen Jump Start Coffee. Untuk pengujian keabsahan data, penelitian ini menggunakan seorang triangulator dari dosen yang ahli dibidang consumer behavior. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman mahasiswa tentang metode pembayaran dompet digital Jump Start Coffee di Universitas Bakrie adalah suatu hal yang praktis. Dimana vending machine Jump Start Coffee banyak memberikan kemudahan bagi konsumen. Meskipun ada beberapa kekurangan, Jump Start Coffee tetap dianggap sebagai vending machine yang praktis termasuk dari segi pembayarannya yang cashless telah memenuhi kebutuhan lifestyle anak muda milenial.