Abstract :
Industri farmasi adalah industri yang fundamental bagi kehidupan masyarakat karena produknya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat ketika sakit. Persaingan pada bidang farmasi secara tidak langsung menguntungkan masyarakat dan bangkrutnya perusahaan farmasi juga mengurangi kesempatan masyarakat mengakses produk kesehatan yang terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prediksi kebangkrutan perusahaan industri farmasi dengan menganalisis potensi financial distress yang dialami perusahaan dalam industri farmasi dengan menggunakan metode Altman Z-Score. Altman Z-Score menganalisis potensi financial distress dengan memperhitungkan beberapa rasio yaitu rasio likuiditas, profitabilitas, leverage/solvabilitas, dan kinerja. Hasil perhitungan menunjukkan lima perusahaan yang mewakili industri farmasi bebas dari potensi financial distress yang menyebabkan kebangkrutan dengan hasil rata-rata nilai Z sebesar 7,56 diatas ambang kebangkrutan nilai Z sebesar 2,6 dengan rincian rata-rata nilai setiap rasio sebagai berikut: X1(Working Capital to Total Asset) = 0,39; X2(Retained Earning to Total Asset) = 0,49; X3(EBIT to Total Asset) = 0,17; X4(Book Value of Equity to Book Value to Total Liabilities) = 2,48.