Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh mekanisme good corporate governance yang terdiri dari komite audit, komisaris independen, kepemilikan institusional, anggota dewan direksi, dan anggota dewan komisaris terhadap kecenderungan kecurangan laporan keuangan. Populasi penelitian adalah perusahaan BUMN yang terdapat di Bursa Efek Indonesia tahun 2016-2018. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 52. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komite audit, komisaris independen, kepemilikan institusional, anggota dewan direksi, dan anggota dewan komisaris berpengaruh terhadap kecenderungan kecurangan laporan keuangan.