Abstract :
Persaingan di sektor bisnis industri biro perjalanan semakin meningkat dengan adanya perkembangan teknologi dan munculnya biro perjalanan daring. Biro perjalanan Terta Tour sebagai perusahaan biro perjalanan konvensional menghadapi tantangan yang berat untuk dapat mempertahankan bisnisnya. Penelitian analisis strategi blue ocean ini memberi gambaran solusi alternatif bagi Terta Tour dalam menghadapi persaingan yang ada. Kerangka analisis yang digunakan menggunakan pendekatan teori strategi blue ocean dengan delapan faktor penting persaingan yang diidentifikasi, yakni: persaingan harga, pelayanan, kecepatan, kepercayaan, penawaran promo-promo, penawaran alternatif, keramahan, dan pemanfaatan teknologi. Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa kondisi usaha sektor industri biro perjalanan kecil akan semakin sulit. Dua faktor yang harus diperhatikan oleh Terta Tour adalah kepercayaan (hubungan baik) yang harus dipertahankan/ditingkatkan dan teknologi yang juga harus ditingkatkan. Namun kemampuan peningkatan teknologi akan sangat terbatas bila dibandingkan dengan teknologi dari pesaing biro perjalanan daring. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa disarankan untuk Terta Tour segera merencanakan pembuatan biro perjalanan daring agar tidak ketinggalan, blue ocean dari Terta Tour dalam jangka pendek akan dimiliki sepanjang hubungan baik dan kepercayaan pelanggan dapat dipertahankan. Dalam jangka panjang Terta Tour perlu mempertimbangkan perubahan besar keluar dari sektor industri biro perjalanan yang dijalani saat ini. Perencanaan finansial menjadi pertimbangan yang penting untuk mendapatkan hasil yang terbaik.