Abstract :
Adanya fenomena financial distress dan masih terjadinya mixed results dalam
penelitian-penelitian mengenai financial distress, mendorong peneliti untuk
melakukan penelitian kembali mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh profitabilitas, leverage, arus kas
operasi dan total asset turnover terhadap financial distress. Populasi penelitian ini
adalah perusahaan sektor property, real estate and building construction yang
terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018 yang berjumlah 204 perusahaan.
Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah metode purposive sampling.
Berdasarkan metode tersebut diperoleh ukuran sampel 42. Metode analisis yang
digunakan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa
rasio profitabilitas dan leverage berpengaruh positif terhadap financial distress.
Sedangkan arus kas operasi dan total asset turnover tidak berpengaruh terhadap
financial distress.