Abstract :
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh equity sensitivity, ethical sensitivity, dan emotional intelligence, dan budaya organisasi terhadap perilaku etis auditor. Populasi dalam penelitian ini adalah auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik di Jakarta. Sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non probability sampling, yaitu convenience sampling method. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 54 responden dari 14 KAP. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan multiple regression analysis dengan program IBM SPSS Stastistic 25. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa equity sensitivity dan budaya organisasi berpengaruh positif terhadap perilaku etis auditor. Sedangkan ethical sensitivity dan emotional intelligence tidak berpengaruh terhadap perilaku etis auditor. Penelitian ini menyimpulkan pentingnya faktor individual dan organisasional yang memengaruhi perilaku etis. Penelitian berkontribusi dalam pengembangan penelitian terkait dengan perilaku etis.