Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan laba, likuiditas, profitabilitas, struktur modal, konservatisme, dan perikatan audit terhadap kualitas laba. Mengingat pentingnya kualitas laba untuk menilai kesehatan keuangan perusahaan dan untuk pengambilan keputusan investasi atau tujuan kontrak, menjadikan penelitian ini menarik untuk dilakukan. Selain itu, adanya perbedaan hasil (mix results) dari penelitian-penelitian sebelumnya memotivasi penulis untuk menguji kembali pengaruh pertumbuhan laba, likuiditas, profitabilitas, struktur modal, konservatisme, dan perikatan audit terhadap kualitas laba. Teori yang mendasari penelitian ini adalah teori agensi dan teori pensinyalan. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2018. Pemilihan sampel menggunakan metode purposive sampling, dengan perolehan sebanyak 153 sampel yang sesuai dengan kriteria penelitian. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan regresi linier berganda (multiple regression). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel struktur modal berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Sedangkan pertumbuhan laba, likuiditas, profitabilitas, konservatisme, dan perikatan audit tidak berpengaruh terhadap kualitas laba.