Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh proporsi dewan komisaris independen, frekuensi rapat dewan komisaris, ukuran komite audit, dan frekuensi rapat komite audit terhadap nilai perusahaan. Populasi penelitian ini adalah perusahaan tambang yang terdaftar di BEI pada periode 2015-2018. Sampel dipilih dengan metode purposive sampling setiap tahun selama tahun 2015 sampai dengan tahun 2018 sehingga diperoleh 80 sampel. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif dan uji asumsi dengan menggunakan program SPSS 25. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa proporsi dewan komisaris independen, frekuensi rapat dewan komisaris, ukuran komite audit, dan frekuensi rapat komite audit berpengruh terhadap nilai perusahaan.