Abstract :
Asosiasi Kontraktor Indonesia (AKI) adalah sebuah asosiasi di bidang jasa konstruksi yang mengatur dan memfasilitasi anggotanya dalam menyelesaikan proyek. Pada proses bisnis, kemungkinan bencana teknologi informasi dapat saja terjadi yang mampu menghambat atau menghentikan keberlangsungan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemungkinan bencana yang dapat terjadi dan menyusun Disaster Recovery Plan (DRP) pada AKI. Proses pembuatan DRP menggunakan pendekatan kerangka kerja NIST SP 800-34 dan juga risk assessment pada kemungkinan bencana yang telah diidentifikasi. Hasil analisis kemungkinan bencana menunjukkan adanya 12 ancaman yang dapat mengganggu atau menghambat layanan pada AKI serta RTO dan RPO yang dibutuhkan oleh AKI masing-masing 8 jam dan 1-8 jam. Didapatkan hasil analisis untuk strategi pemulihan bencana sebagai langkah utama AKI dalam melakukan proses mitigasi atau respon terhadap bencana yang mungkin terjadi.