DETAIL DOCUMENT
PENERAPAN MANAJEMEN RISIKO UNTUK MENINGKATKAN KINERJA NON-KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FMEA (STUDI KASUS PT MPI)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Devia Prastika Palmindo, Gabby
Subject
Industrial & Manufacturing Engineering 
Datestamp
2020-08-25 02:50:47 
Abstract :
Dalam penelitian ini akan dibahas mengenai penerapan Manajemen Risiko pada perusahaan jasa yang bergerak di industri minyak dan gas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan data yang digunakan adalah data tahun 2019. Manajemen Risiko digambarkan sebagai aplikasi sistematis dari kebijakan, prosedur, dan praktik manajemen sebagai tujuan membangun konteks, mengidentifikasi, menganalisis, menilai, merawat, memantau, dan mengkomunikasikan risiko, dengan maksud untuk mengurangi risiko negatif atau alternatif, serta meningkatkan dampak positif pada organisasi. Tujuan diterapkan Manajemen Risiko pada perusahaan ini adalah agar dapat diidentifikasi risiko-risiko apa saja yang berkaitan dengan kinerja non-keuangan di perusahaan. Hasil identifikasi risiko ini untuk menentukan risiko tersebut termasuk dalam low risk, medium risk, atau high risk yang dihasilkan melalui penerapan metode FMEA. Dengan demikian, akan membantu pihak manajemen dalam mengambil tindakan dan respon yang tepat untuk mengurangi dampak negatif dan kemungkinan terjadi di masa yang akan datang. Rekomendasi yang diberikan sebagian besar adalah mengurangi risiko untuk mengurangi dampak negatif yang terjadi ataupun yang akan terjadi. Penerapan Manajemen Risiko diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja non-keuangan di perusahaan. Kata kunci: Manajemen Risiko, Kinerja Non-Keuangan Perusaan, FMEA. 
Institution Info

Universitas Bakrie