Abstract :
Remaja yang merupakan kelompok Generasi Z adalah pengisi bonus demografi yang akan terjadi di Indonesia beberapa tahun ke depan. Generasi Z lahir dan tumbuh besar bersama dengan kemajuan teknologi dan era globalisasi membuat mereka memiliki keunikan karakteristik yang berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Karena kemudahan tersebut, banyak faktor pendorong yang membuat Generasi Z menjadi tidak peduli akan apa yang mereka lakukan sepanjang itu menyenangkan bagi mereka. BKKBN sebagai badan yang menanggulangi masalah kependudukan merancang program GenRe Indonesia dengan kampanye ?Salam GenRe? dengan tujuan untuk memberi edukasi kepada Generasi Z di Indonesia agar menjadi generasi yang berencana dan menjadi bagian dari bonus demografi yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sikap dan perilaku generasi Z di wilayah DKI Jakarta mengenai kampanye GenRe Indonesia. Seperti diketahui dari data bahwa persentase awareness Generasi Z di Jakarta terhadap GenRe Indonesia merupakan kedua terendah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap Generasi Z di Jakarta mengenai pesan kampanye GenRe Indonesia ditentukan oleh lingkungan sosial yang mereka tinggali. Selain itu, sikap yang dimiliki Generasi Z di Jakarta diketahui cenderung ke arah negatif atau acuh tak acuh dengan kampanye ini. Salahsatu karakteristik unik Generasi Z yang cenderung memiliki krisis identitas terlihat dari temuan unik yang adalah kepemilikan second account pada sosial media.