Abstract :
Magdalene.co didirikan oleh Devi Asmarani dan Hera Diani pada tahun 2013. Magdalene.co didirikan karena kegelisahan pendirinya terhadap media arus utama yang tidak menampilkan perempuan sesuai dengan perspektif gender atau ramah terhadap perempuan. Penelitian ini membahas tentang praktik cyberfeminisme yang dilakukan oleh media feminis Magdalene.co dalam mengkritik ketidakadilan gender atau sistem patriarki di masyarakat. Sehingga, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alasan Magdalene.co melakukan cyberfeminisme, bagaimana praktik cyberfeminisme yang dijalankan oleh Magdalene.co serta tantangan dan hambatan yang mereka rasakan dalam menyuarakan isu gender dan feminisme. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan melakukan wawancara terhadap co-founder dan reporter Magdalene.co serta mengumpulkan artikel-artikel website Magdalane.co. Hasil wawancara tersebut dianalisis dengan teori atau konsep dari gender dan feminisme, cyberfeminisme, dan media alternatif. Penulis menemukan tujuh upaya yang dilakukan Magdalene.co dalam menyuarakan keempat isu yaitu pernikahan, LGBT, kekerasan, dan lingkungan. Sebagai media alternatif feminis yang mengangkat isu berlawanan dengan media arus utama, Magdalene.co mengalami berbagai tantangan dan hambatan, diantaranya kekerasan berbasis gender online, berhati-hati dalam mengangkat isu sensitif, serta keterbatasan sumber daya manusia dan finansial.