DETAIL DOCUMENT
ANALISIS PEMBENTUKAN PERSONAL BRANDING ANS PADA TWITTER MENGGUNAKAN TEORI DRAMATISM (Studi Etnografi Virtual: @axxxxxxxfa vs @T4EJUN)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Kemala, Saura Prillizia
Subject
Communication Science 
Datestamp
2020-09-22 09:30:17 
Abstract :
Penggunaan dua akun dalam media sosial kini menjadi lumrah dilakukan, khususnya bagi para penggemar K-Pop. ANS sebagai penggemar K-Pop selama kurang lebih 7 tahun, menggunakan akun personal dan akun fangirl dalam aktivitas sehari-harinya dimana dari perilaku yang dilakukan ANS pada kedua akunnya, dapat dikatakan ANS menunjukkan sosok yang berbeda. Oleh karena itu, penelitian ini ingin menganalisis lebih lanjut pembentukan personal branding ANS pada kedua akun yang dimilikinya menggunakan teori dramatism. Analisis penelitian ini menggunakan konsep pembentukan personal branding menurut McNally & Speak dan teori dramatism oleh Kenneth Bruke. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi virtual. Hasil penelitian ini menunjukkan teori dramatism yang dikemukakan oleh Kenneth Bruke yaitu agen, akting, agensi, tujuan, dan adegan memiliki keterkaitan dengan dimensi pembentukan personal branding oleh McNally & Speak yaitu kompetensi, standar, dan gaya. Selanjutnya, sosok berbeda yang muncul pada kedua akun yang dimiliki oleh ANS salah satunya disebabkan oleh kepribadian ambivert yang dimiliki oleh ANS, yang mana kepribadian ambivert ini menyebabkan ANS memunculkan sosok yang berbeda, yakni pada akun personal @axxxxxxxfa sebagai ?mahasiswa pada umumnya?, sedangkan pada akun fangirl @T4EJUN sebagai ?penggemar berat TXT yang pandai mengedit?. Faktor yang membuat kepribadian ANS cenderung ambivert dan berubah sesuai lingkungan karena ia menyesuaikan dengan pada lingkungan seperti apa ia merasa nyaman dan bisa menunjukkan sisi aktifnya (ekstrovert) dan pada lingkungan seperti apa ia lebih nyaman menunjukkan sisi pasifnya (introvert). Selain itu, ANS yang pada akun fangirl-nya menunjukkan sisi ekstrovert dalam dunia fangirl-nya dengan segala pengetahuan dan kemampuan editnya mengenai K-Pop, merupakan salah satu wujud aktualisasi dirinya karena ia merasa lebih bebas berekspresi dan mendapatkan atensi pada akun fangirl-nya ini yang sekaligus dapat dijadikan sebagai alat pemasaran dirinya. 
Institution Info

Universitas Bakrie