Abstract :
Saat ini seluruh dunia sedang dihadapkan dengan adanya pandemi Covid-19. Di Indonesia, setiap harinya jumlah korban akibat dari virus ini semakin bertambah terutama di Jakarta. Hal tersebut membuat Gubernur DKI Jakarta yaitu Anies Baswedan membuat kebijakan dengan memberlakukan status Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terkait dengan kebijakannya tersebut, membuat kata PSBB sering muncul di dalam media online, terutama pada Kompas.com dan CNNIndonesia.com. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Gerald M. Kosicki. Adapun objek dari penelitian ini merupakan berita di media online Kompas.com dan CNNIndonesia.com mengenai penerapan status awal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) wilayah Jakarta pada tanggal 10 April 2020. Dari hasil analisis framing yang telah dilakukan, dan dilihat dari beberapa aspek. Maka ditemukan hasil bahwa media online Kompas.com dan CNNIndonesia.com fokus terhadap objek utama beritanya yaitu PSBB. PSBB yang merupakan objek utama beritanya juga dijadikan sebagai satu-satunya sumber berita. Sehingga, dalam pemberitaanya sudut pandang Anies Baswedan dalam pemberitann penerapan status PSBB DKI Jakarta yang diperlihatkan oleh media online Kompas.com dan CNNIndonesia.com. Kebijakan serta kinerja yang telah dilakukan oleh Anies Baswedan dijadikan fakta dalam pemberitaannya. Lalu, dari hasil analisis yang telah dilakukan, baik Kompas.com dan CNNIndonesia.com, memberitakan mengenai penerapan satatus PSBB dimana masyarakat Jakarta agar mematuhi ketentuan-ketentuan yang sudah diatur selama masa penerapan status PSBB DKI Jakarta demi memutus rantai penyebaran virus corona.