Abstract :
Lahirnya fenomena influencer dalam dunia digital, menjadikan influencer sebagai salah satu taktik yang dapat dipertimbangan dalam kegiatan pemasaran digital. Kemampuan nya dalam mempersuasi konsumen, membuat influencer mampu membentuk brand awareness suatu merek. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan penggunaan nano-influencer dalam membentuk brand awareness Watson Indonesia yang dilakukan HIIP Indonesia. Penelitian ini dianalisis dengan teori komunikasi pemasaran digital, digital influencer dan brand awareness. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus intrinsik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk mencapai keberhasilan kampanye #LoveWatson, nano influencer dalam kampanye ini harus memenuhi 3 aspek yaitu reach, resonance dan relevance agar pesan yang akan disampaikan oleh influencer dapat dipercaya oleh pengikut nya. Kemudian, dalam proses eksekusi kampanye #LoveWatson terdapat komunikasi yang baik antara HIIP Indonesia dengan nano influencer, sehingga dapat membentuk pesan yang kreatif namun tetap efektif. Dalam kampanye #LoveWarson, nano influencer memiliki peran yang cukup baik karena dapat membentuk brand awareness Watson Indonesia sampai tahap brand recall, karena konsumen Watson mampu menerima kehadiran produk kecantikan dari Watson, mengenali, dan mengingat kembali produk kecantikan dari Watson. Pada penelitian ini, peneliti tidak dapat menemukan indikasi brand awareness hingga tahap top of mind, namun berpotensi untuk mencapai tahap tersebut.
Kata Kunci: Komunikasi Pemasaran Digital, Nano influencer, Brand awareness