Abstract :
Film Bebas ini mengangkat isu tentang perundungan yang terjadi pada remaja perempuan karena perempuan dalam film sering digambarkan menjadi korban. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana remaja perempuan menjadi korban perundungan dalam film Bebas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika untuk mengidentifikasi adegan perundungan. Teknik analisa data pada penelitian ini menggunakan teori semiotika dari Roland Barthes untuk membedah tanda dan juga makna denotatif juga konotatif yang terdapat dalam adegan film Bebas namun penelitian ini tidak membahas mitos. Pengumpulan data dalam penelitian ini, peneliti menggunakan data primer yaitu potongan adegan pada film Bebas yang menggambarkan adegan perundungan dan data sekundernya menggunakan buku, jurnal, dan juga peneliti melakukan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini pada penuangan makna remaja perempuan dalam film Bebas secara denotative adalah Vina anak yang lugu, pasif dan penakut kemudian secara konotatif Vina akhirnya mengubah penampilannya mulai dari gaya rambut, gaya berpakaian, dan juga gaya bicara dan sebagainya, agar bisa diterima dalam status sosial dan pertemanan di sekolahnya barunya tersebut.