Abstract :
Korupsi kini sudah menjadi ancaman yang bersifat serius terhadap stabilitas
dan keamanan masyarakat nasional dan internasional yang ada, dan juga telah
melemahkan institusi dan juga nilai-nilai demokrasi serta nilai-nilai keadilan yang
membahayakan pembangunan berkelanjutan dan juga penegakan hukum yang ada.
Pada penelitian ini membahas mengenai Bagaimana peran GOPAC dalam
mendukung gerakan pemberantasan korupsi di Indonesia. GOPAC didirikan pada
bulan oktober 2002 sebagai hasil dari konferensi Global di Ottawa, Kanada yang
dihadiri lebih dari 170 anggota parlemen dan 400 pengamat yang merupakan bagian
dari kepemimpinan internasional dalam memerangi korupsi politik untuk
pemerintahan yang baik. Sekretariat Global GOPAC yang berlokasi di Ottawa,
Kanada berfungsi sebagai titik kontak global untuk GOPAC dan cabang regional
dan nasional lainnya.
Dalam GOPAC, anggota parlemen memiliki jaringan global di tingkat atau di
level institusi untuk memperkuat sistem dan upaya pemberantasan korupsi dengan
memperkuat integritas parlemen. Pastinya dalam mencapai visi dan misi tersebut,
GOPAC dalam akuntabilitasnya dan transparansinya melalui mekanisme anti
korupsi itu akan menjadikan partisipasi yang inklusif, dengan adanya kerjasama
antara anggota parlemen, pemerintah dan juga masyarakat sipil. Dengan itu semua
GOPAC akan dengan mudah untuk membantu dan mendukung anggota parlemen
dalam advokasi dan perundang-undangan mereka untuk membuat pemerintah yang
akuntabel dan transparan. GOPAC pun berkomitmen untuk menjalankan dirinya
sendiri dengan kejujuran, keterbukaan, dan prinsip yang sama dengan yang
ditanamkan di pemerintahan. GOPAC pun bekerja sama dengan legislator,
masyarakat sipil, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta lainnya, dan
berupaya membangun koalisi yang kuat dalam melawan korupsi lintas sektor dan
lintas masyarakat lainnya.