DETAIL DOCUMENT
Penilaian Risiko Kesehatan Lingkungan dan Pemetaan Kondisi Sanitasi Dasar di Desa Loji Jatiwangi Majalengka Jawa Barat Menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Ramadhan, Wildan Kusuma
Subject
Geographic Information System for Environmental Engineering 
Datestamp
2021-02-26 07:22:07 
Abstract :
Upaya sanitasi dasar meliputi penyediaan air bersih, pembuangan air limbah, pembuangan kotoran manusia dan pengelolaan sampah sangat diperlukan dan mempengaruhi derajat kesehatan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui indeks sanitasi, penilaian risiko kesehatan lingkungan dan pemetaan kondisi sanitasi dasar di Desa Loji. Metode yang digunakan adalah EHRA dengan analisis korelasi product moment - pearson dan statistik deskriptif. Pemetaan menggunakan Software ArcGis. Penelitian ini dilakukan Random Sampling dengan jumlah reponden yaitu kepala keluarga atau perwakilannya dari 304 rumah tangga di Desa Loji Kecamatan Jatiwangi Kabupaten Majalengka. Hasil penelitian menunjukkan Indeks Sanitasi Desa Loji memiliki kriteria sangat baik untuk penyediaan air bersih di setiap RW dengan rata-rata indeks 83%, kriteria baik diperoleh untuk air limbah di setiap RW dengan rata-rata indeks 62%, untuk sampah di setiap RW dengan rata-rata indeks 58% dan saluran drainase di setiap RW dengan rata-rata indeks 56% kecuali RW 4 dengan kriteria cukup. Sementara itu indeks risiko kesehatan lingkungan Desa Loji menunjukkan bahwa risiko dengan kategori sangat tinggi pada RW 4 dan RW 6, risiko dengan kategori tinggi pada RW 2, risiko dengan kategori sedang pada RW 5 dan RW 3, dan kategori kurang berisiko pada RW 1. Pemetaan kondisi sanitasi dasar Desa Loji diketahui sumber air bersih yang digunakan mayoritas (70.4%) menggunakan sumur bor dengan pompa dan sisanya (29.6%) menggunakan sumur gali, sumber air minum yang digunakan 60.9% air isi ulang dan 39.1% air sumur, 70.4% memiliki saluran pembuangan air limbah dan 29.6% tidak memiliki saluran, 99.7% memiliki jamban dan 0.3% tidak memiliki jamban, 69.7% terdapat saluran drainase dan 30.3% tidak ada, 74.7% memiliki tempat sampah dan 25.3% tidak memiliki. 
Institution Info

Universitas Bakrie