DETAIL DOCUMENT
LITERATURE REVIEW PENGARUH KESEHATAN LINGKUNGAN TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI INDONESIA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Bakrie
Author
Luthfiyah, Ukhti
Subject
Environmental Management System Analysis 
Datestamp
2021-03-18 05:53:00 
Abstract :
Kesehatan lingkungan merupakan upaya pencegahan primer untuk menghambat perkembangbiakan, penularan, dan faktor risiko yang berhubungan dengan penyakit, sehingga terwujudnya lingkungan yang bersih dan sehat. Stunting merupakan kondisi gangguan pertumbuhan yang terjadi pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesehatan lingkungan yang berpengaruh dengan kejadian stunting pada balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literatur review yang dianalisis secara matriks sintetis. Pencarian literatur menggunakan database PubMed, Garudaristekdikti, Google Scholar, Mendeley dan Indonesian Scientific Journal Database (ISJD), berupa jurnal dan artikel penelitian terkait dengan faktor kesehatan lingkungan yang berhubungan dengan kejadian stunting, dari tahun 2016 sampai tahun 2020. Hasil penelitian menemukan 48 literatur terkait faktor kesehatan lingkungan diantaranya sanitasi sebesar 31%, diikuti oleh perilaku higiene 28%, akses air bersih sebesar 20%, kondisi rumah sebesar 11% dan pengelolaan sampah sebesar 10%. Faktor kesehatan lingkungan yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting pada balita adalah sanitasi, sebagai tolak ukur kualitas kesehatan lingkungan yang paling dominan. Variabel jamban sehat merupakan penyebab yang paling berpengaruh terhadap kejadian stunting. Kondisi sanitasi yang buruk dapat memicu timbulnya penyakit infeksi akut seperti diare, cacingan, ISPA dan infeksi saluran pencernaan yang menyebabkan pertumbuhan anak menjadi tidak optimal (stunting). 
Institution Info

Universitas Bakrie