Abstract :
Misi Perdamaian PBB (MPP) merupakan sebuah usaha yang diinisiasi oleh PBB lewat Department of Peacekeeping Operations (DPKO) dalam rangka mewujudkan perdamaian jangka panjang di daerah konflik. Di dalam konflik, perempuan memiliki pengalaman yang unik dan berbeda dengan adanya kekerasan seksual atau Conflict-Related Sexual Violence (CRSV). Kehadiran Peacekeepers menjadi penting untuk menangani kasus ini, karena tujuan utama diadakannya Peacekeeping adalah untuk ?mencapai perdamaian abadi? yang hanya bisa dicapai jika CRSV ikut ditangani. Kehadiran PBB pun hadir dengan disahkannya agenda Women, Peace and Security (WPS) yang menginstruksikan adanya peningkatan kuantitas pasukan perempuan berseragam dalam kontingen, dan peningkatan kualitas layanan Peacekeepers dalam menangani CRSV di lapangan. Sebagai salah satu negara yang mengamini agenda WPS, penelitian ini bertujuan untuk meninjau usaha Indonesia dalam meningkatkan kuantitas Polwan dalam FPU dan kualitas pelayanan CRSV di Sudan dan Afrika Tengah.