Abstract :
Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh work-family conflict (WFC) dan family- work conflict (FWC) terhadap turnover intention melalui job satisfaction dan job performance. Penelitian ini melihat bentuk bekerja gaya baru yaitu work from home saat pandemi Covid-19 sebagai pemicu peningkatan konflik peran yang dialami auditor, karena selain beban kerja yang tinggi, auditor juga harus beperan sebagai anggota keluarga di rumah. Adanya perbedaan hasil dari penelitian-penelitian sebelumnya, pengaruh job performance terhadap turnover intention dan penggunaan auditor pada KAP Big 4 sebagai populasi masih belum banyak diteliti memotivasi penulis untuk melakukan penelitian ini. Teori yang mendasari penelitian ini adalah role conflict theory. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini yaitu simple random sampling method. Hipotesis diuji menggunakan pendekatan Structural Equation Model (SEM) dengan software Smart Partial Least Square (SmartPLS). Hasil penelitian ini membuktikan WFC berpengaruh negatif terhadap job satisfaction, FWC berpengaruh negatif terhadap job performance, job satisfaction berpengaruh negatif terhadap turnover intention, dan WFC berpengaruh positif terhadap turnover intention. Sedangkan job performance dan FWC tidak berpengaruh terhadap turnover intention, FWC tidak berpengaruh terhadap job satisfaction, dan WFC tidak berpengaruh terhadap job performance. Penelitian ini berkontribusi dalam memperluas literatur akuntansi khususnya akuntansi keperilakuan terkait topik turnover intention pada KAP dari perspektif konflik peran sebagai faktor yang memengaruhinya.