Abstract :
Seiring bekembangnya zaman, pola kehidupan masyarakat juga ikut berubah.
Semakin banyak masyarakat yang telah peduli akan kebutuhan lahiriah mereka, yakni
seperti mendapatkan kesenangan dengan melakukan liburan. Sejalan dengan hal
tersebut pertumbuhan industri pariwisata juga mengalami peningkatan, dan
berdampak positif terhadap pertumbuhan dari kunjungan wisatawan. Namun, hal
tersebut tidak terjadi pada objek wisata yang ada di Kabupeten Pesisir Selatan yang
memiliki banyak tempat objek wisata, setiap tahunnya kunjungan wisatawan tidak
stabil. Maka dari itu tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui
bagaimana pengaruh dari penerapan experiential marketing terhadap minat
kunjungan ulang atau revisit intention yang dilihat melalui kepuasan pengunjung
(tourist satisfaction) dalam upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang
berkunjung ke objek wisata di Kabupaten Pesisir Selatan.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif. Data
yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel
menggunakan tekni purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 102
orang. Alat analisis pada penelitian ini menggunakan bantuan SPSS versi 25. Tekni
analisa data menggunakan analisa jalur (Path analysis). Dari penelitian ini dapat
diketahui bahwa experiential marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap
tourist satisfaction, tourist satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap
revisit intention dan tourist satisfaction berhasil memediasi pengaruh experiential
marketing terhadap revisit intention secara positif dan signifikan